05.21 -
Kang Nyastra,puisi
No comments
Kang Nyastra,puisi
No comments
Waktu
Aku berlari diantara angka-angka
Dikejar palang waktu
Detik...menit....detik...menit....detik.... Masa...
Aku memburumu!!!
Tapi, kamu tak berhenti
Sedang waktu tak mau kompromi
Kita semakin rapuh
Waktu menggilas angkuh
Masa membelah jarak
Membangun dinding yang dingin
Oh gadis.... beri aku arak
Biar sepi diusir angin
Makin kesana makin samar
Ada wajahmu tinggal temaram
Dipantul lilin yang nanar
Meringkuk sendiri menjaga kelam
Tiba-tiba aku bersin
Mematikan si lilin
Wajahmu hilang
Aku menangis riang
Waktu menyesatkanku
Ke ujung lain jalanmu
Dimana ibu menunggu
Aku tertatih termangu
Kepada jarum itu aku sudah baikan
Tak akan lagi saling menusuk
Biar detik berdetak pelan
Menit mengangguk-angguk
Surabaya, 170114
Dikejar palang waktu
Detik...menit....detik...menit....detik.... Masa...
Aku memburumu!!!
Tapi, kamu tak berhenti
Sedang waktu tak mau kompromi
Kita semakin rapuh
Waktu menggilas angkuh
Masa membelah jarak
Membangun dinding yang dingin
Oh gadis.... beri aku arak
Biar sepi diusir angin
Makin kesana makin samar
Ada wajahmu tinggal temaram
Dipantul lilin yang nanar
Meringkuk sendiri menjaga kelam
Tiba-tiba aku bersin
Mematikan si lilin
Wajahmu hilang
Aku menangis riang
Waktu menyesatkanku
Ke ujung lain jalanmu
Dimana ibu menunggu
Aku tertatih termangu
Kepada jarum itu aku sudah baikan
Tak akan lagi saling menusuk
Biar detik berdetak pelan
Menit mengangguk-angguk
Surabaya, 170114
0 komentar:
Posting Komentar