02.23 -
Kang Nyastra
No comments
Kang Nyastra
No comments
Nasi(b) Dini Hari
sudah menjelang dini hari
Tak juga kau sapa kami
Apa tega kau biarkan basi
Sedang kami tak sanggup menanti pagi
Sudahlah, dua anakmu tak akan pulang,
Mereka terlalu riang melukis malam
Mak, bukalah kami
Tengoklah sambel, atau ikan teri
Betapa bangga meski sekadar kau cicipi
Mak, jangan kira kami tuli
Sedari tadi, perutmu menjerit pilu
Tapi kau tak juga peduli
Bahkan pada dirimu sendiri
Mak, apa belum jengah kau pandangi jendela itu
Budi tak akan pulang
Dia sibuk meloper koran
Joko pun kiranya tak rindu rumah
Parkirannya kini selalu ruah
Mak, makanlah kami
Biar mereka mengisi perut sendiri
Sudah cukup kami
Berdiam membasi
20 Maret 2013 pukul 15:40
Tak juga kau sapa kami
Apa tega kau biarkan basi
Sedang kami tak sanggup menanti pagi
Sudahlah, dua anakmu tak akan pulang,
Mereka terlalu riang melukis malam
Mak, bukalah kami
Tengoklah sambel, atau ikan teri
Betapa bangga meski sekadar kau cicipi
Mak, jangan kira kami tuli
Sedari tadi, perutmu menjerit pilu
Tapi kau tak juga peduli
Bahkan pada dirimu sendiri
Mak, apa belum jengah kau pandangi jendela itu
Budi tak akan pulang
Dia sibuk meloper koran
Joko pun kiranya tak rindu rumah
Parkirannya kini selalu ruah
Mak, makanlah kami
Biar mereka mengisi perut sendiri
Sudah cukup kami
Berdiam membasi
20 Maret 2013 pukul 15:40
0 komentar:
Posting Komentar