Minggu, 29 Desember 2013

Layang Kangen

joko pinurbo bilang, "Kita adalah cinta yang berjihad melawan trauma"

Mungkin persis seperti perjuanganmu.
Tapi, kita sama-sama orang yang berperang demi kemerdekaan hati.
Ada seonggok gumpal nadi yang kita hadapi.

Ini puisi untukmu. Attiyah(ku)
Entah judulnya apa.

*****
Aku memang lupa, pada hari apa kita kali pertama jumpa.
Seingatku, cuaca itu cerah. panas tidak, mendung pun.

Ada senyum kaku yang pernah kau lempar padaku. Waktu itu.
Kini, senyum itu masih tersimpan rapi-rapi disaku bajuku.

Ada leleh tangis yang meresap di pundakku.
Kini, kutuang dalam botol madu, untuk sewaktu-waktu mengusir hausku.

Ada tawamu yang bergerinjalan di tengkukku.
Kini, kulepaskan dia berlarian disekitar pejamku.

Ada bisik rayumu yang bergentayangan dilorong kupingku.
Kini, dia semakin menghantui saraf-sarafku.

Ada desah gelisahmu di sudut kamarku.
Kini, kuringkus dia dibuntalan sarungku.

Ada gambarmu di folder hapeku.
Nanti, biar kumakan untuk mendesak lapar-kangenku

0 komentar:

Posting Komentar