Minggu, 06 Januari 2013

Sekedar Gagasan

Sekedar Gagasan
Maraknya aksi tawuran antar pelajar,seharusnya menjadi keprihatinan kita bersama. lebih-lebih terhadap sistem pendidikan di sekolah-sekolah kita. Ada baiknya untuk mulai menggalakkan pendidikan karakter. Seperti menambahkan mata pelajaran moral sosiologi dalam kurikulum pendidikan. Didalamnya berisi materi dan nasehat tentang bagaimana cara bersosial yang baik,bagaimana menghadapi masalah tanpa perlu adanya kekerasan. Juga pengadaan kegiatan ekstrakurikuler yang fokus pada keterampilan bersosial diluar kelas secara rutin,paling tidak dua minggu sekali.

Harus ada kerjasama antar sekolah,terutama sekolah-sekolah yang sering terlibat konflik untuk mengadakan kegiatan bersama diluar sekolah. Semisal mengadakan acara pengajian bersama atau kegiatan keagamaan lain.Tempatnya bisa dimusyawarahkan oleh para kepala sekolah. Bisa digilir,boleh juga menyewa gedung pertemuan jika mampu. Untuk menghemat dana,pihak sekolah tidak perlu mengundang pembicara dari luar,guru pengampu mata pelajaran agama haruslah cukup cakap untuk menyampaikan materi tentang akhlak. Tidak harus lama,cukup 1 sampai 2 jam. Karena hal yang paling utama dari kegiatan ini adalah kebersamaan.

Dengan begitu,masing-masing murid akan lebih mengenal siswa dari sekolah lain. Dan perlahan akan tercipta rasa solidaritas yang kuat diantara mereka Apabila ada konflik,akan lebih mudah diselesaikan secara kekeluargaan. Kegiatan semacam itu tidak akan memakan banyak biaya karena tidak membutuhkan buku paket atau semacamnya. Hanya dibutuhkan kesediaan meluangkan sedikit waktu dan tenaga untuk mengikuti kegiatan itu. Terutama bagi para pengajar,karena masa depan para siswa merupakan bagian dari tanggungjawab mereka. Tidak lupa pentingnya peran orang tua untuk turut mendidik anak-anak dengan memberi perhatian dan kasih sayang.

0 komentar:

Posting Komentar