Minggu, 13 Januari 2013

Mari Jadi Pemulung

Menyambut musim hujan,jumlah sampah dikota Surabaya malah semakin menumpuk. Padahal timbunan sampah ini menjadi penyebab utama banjir dikota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Selain banjir,sampah-sampah tersebut juga menyebarkan bau yang tidak sedap yang dapat menganggu pernapasan. Bahkan menimbulkan penyakit seperti gatal-gatal,diare dan sebagainya.

Setiap harinya,puluhan ton sampah menumpuk di sungai-sungai,sehingga aliran air menjadi tidak lancar. Sehari saja hujan turun dengan intensitas curah hujan yang tinggi,maka sudah hampir bisa dipastikan daerah-daerah di sekitar bantaran sungai akan segera tergenang banjir.
 
Untuk itu,marilah kita menjadi pemulung. Sediakan kantung plastik untuk memunguti sampah ketika kita melihatnya,baik itu dijalan atau dimanapun juga. Kumpulkan sebanyak-banyaknya sampah yang mampu kita ambil. Apabila kantong plastik kita sudah penuh,carilah tempat sampah-tempat sampah terdekat yang telah disediakan. Dengan begitu kita bisa langsung memasukkan hasil pungutan sampah dalam jumlah yang lebih banyak daripada kita harus memunguti satu per satu. Atau,kalau bisa lebih kreatif,ada baiknya sampah-sampah yang bisa didaur ulang kita bawa pulang, untuk kemudian kita proses menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat.
 
Selain membantu dinas kebersihan mengumpulkan sampah,kita juga turut memperindah kota dengan menjadikannya lebih bersih.

0 komentar:

Posting Komentar